Kamis, 20 Juni 2013

Proposal Study Kelayakan Bisnis



BISNIS PLAN
PENCUCIAN MOBIL MENGGUNAKAN HIDROLIK








OLEH :


                                         NAMA                    : SUTARMO TALIB
                                         PRODY                   : KOMPUTERISASI AKUNTANSI
                                         SEMESTER           : IV ( EMPAT )






POLITEKNIK SAIN & TEKNOLOGI WIRATAMA MALUKU UTARA TERNATE 2013
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi yang saat ini berkebang sangat cepat dari yang pernah dibanyangkan sebelumnya. Setidak-tidaknya ada empat era penting sejak di temukannya computer sebagai alat pengolahan data sampai dengan era internet dimana computer menjadi senjata utama dalam berkomputisi, Masing-masing era yang ada memiliki kerakteristik masing-masing dimana secara langsung maupun tidak langsung memiliki hubungan yang erat dengan alam komputisi dunia usaha baik secara mikro maupun makro.
Usaha yang bergerak dalam bidang  pencucian mobil sangat membutuhkan sistem teknologi yang baik, agar dalam kegitannya dapat berjalan dengan baik efektif dan efisien. Keadaan tersebut menyebabkan bayaknya usaha yang meningkatkan di bidang lanyanan jasa untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik serta dapat bekerja dengan mudah dan cepat.
Perusahaan pencucian mobil di Kota Ternate pada umumnya masih menggunakan manual dalam melakukan pencucian,sehingga menimbulkan keterambatan dalam proses pencucian. Hal ini yang mendasari bahawa saya terinspirasi untuk membangun sebuah usaha menggunakan teknologi moderen yang saat ini berkembang.
Dalam rangka memanfaatkan peluang ini penulis mencoba mendirikan sebuah usaha cuci mobil yang diberi nama “ The Account “.
1.2  Tujuan
Tujuan dari usaha ini adalah:
1.      Dapat melakukan usaha cuci steam dengan baik dan memberikan manfaat yang besar.
2.      Dapat memasarkan usaha cuci steam ini dengan baik.
3.      Dapat menjaga kelangsungan usaha dan mengembangkannya.



1.3  Profil Usaha
Nama Usaha        : The Account
Anggota              : Sutarmo Talib
                                         : Ahmad Jhoram
                                         : Fadli Waldi
                                         : Bukhari
                                         : Sudarsona Sudirman
                                         : Julfikar Patejenu
Tempat Usaha     : Malifut, Halmahera Utara ( Halut )
                                        



BAB II
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

1.1  Pemasaran
Pangsa pasar ini sangatlah jelas yakni para pengguna mobil, tapi untuk promosi bulan pertama akan memberikan potongan harga sampai setengahnya, dan menargetkan sekitar  50 mobil dalam minggu pertama dan lebih dari 70 mobil pada minggu-minggu berikutnya.
1.2  Produk
Produk yang akan di tawarkan kepada konsumen akan lebih baik, karena pencucian yang saat ini akan di bangun mengunakan mesin hidrolik yang lebih performa dalam melakukan pencucian, dan akan menghasilkan hasil yang memuaskan yang lebih dari pencucian lainnya.
1.3  Harga
Sebagai ilustrasi, harga cuci mobil Rp 25.000,-. Kita bisa menambahkan semir ban sebagai nilai tambah tanpa biaya tambahan.
1.4  Strategi Pemasaran
Melakukan pemasaran secara langsung dengan pamphlet baliho, iklan, maupun hanya dari mulut ke mulut.
1.5  Keunggulan
Yang menjadikan salon mobil ini menjadi plus ialah salon mobil yang akan dibuat ini menggunakan mesin SNOW WASH performa karyawan yang baik dan menarik, dan system kerja yang efisien. Salon mobil plus ini berbeda dengan tempat pencucian mobil lainnya, karena ada:
-          Mini market atau mini kafe
-          Fasilitas kupon bonus untuk konsumen yang sering menggunakan
-          5 kupon gratis cuci1 buah mobil


BAB III
ASPEK MANAJEMEN DAN SDM

Ada aspek manajemen sumber daya manusia dibutuhkan data tentang spesifikasi pekerja yang dibutuhkan untuk karyawan yang akan bekerja ditempat cucian mobil. Data diperoleh dari wawancara ke pesaing tempat cucian mobil tentang job spesification. Berikut data tentang job spesification dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2 Analisis Kelayakan Usaha Cucian Mobil Studi Kasus Ternate Maluku Utara.

Tabel 1. Job Spesifikasi Tenaga Kerja Usaha Cucian Mobil
Jabatan
Nama
Pimpinan
Sutarmo Talib
Administrasi
Ahmad Jhoram

Produksi
Fadli Waldi
Bukhari

Lapangan
Sudarsono Sudirman
Julfikar Patajenu

Dalam sebuah tempat usaha yaitu cucian mobil terdapat struktur organisasi yang memiliki peranan penting dalam mengatur segala sesuatu yang akan dijalankan oleh pemilik usaha sesuai dengan kebijakannya.


Tabel 2. Job Deskripsi dan Kebutuhan Tenaga Kerja
Jabatan
Deskripsi Pekerjaan
Kebutuhan Tenaga Kerja

Pimpinan
Bertanggung jawab atas semua kegiatan dalam perusahaan
1

Bagian Keuangan
Mencatat semua transaksi yang ada
Mencatat setiap kendaraan yang dicuci
Melayani pembayaran cucian kendaraan
1



Bagian Produksi Supervisi
Mengawasi pekerjaan karyawan
memberi pelatihan pada karyawan baru
mengatur jadwal shift karyawan
mengatur jadwal shift karyawan
1


Operator
Mencuci kendaraan
Membersihkan kendaraan
10












BAB IV
ASPEK TEKNIK DAN TEKNOLOGI
Letak Lokasi
Berada didekat tempat pemukiman penduduk didepan komplek perumahan berada di penggir jalan utama.
1.1  Standar Kebutuhan Ruang
Luas ruang: (lebar) 50m x (panjang) 80m.
1.2  Asumsi Kebutuhan Ruang:
-          Tempat pencucian
-          Tempat pengeringan
-          Ruang tunggu
-          Mini market atau mini kafe
Peralatan-peralatan salon mobil yang harus di sediakan:
1.      kompresor
2.      mesin air
3.      mesin steam snow wash (busa salju)
4.      Vacuum cleaner
5.      Bak penampungan air
6.      Seragam karyawan
7.      Instalasi ruangan
8.      Peralatan pencuci:
-          Sikat
-          Kanebo
-          Kuas kecil dan besar
-          Kain bol
-          Sabun busa



BAB V
ASPEK KEUNGAN
1.      Kebutuhan dana untuk investasi                                             : Rp 33.000.000,-
2.      Modal kerja                                                                             : Rp 42.711.000,-
3.      Penggunaan dana untuk pembangunan
-                      Sewa bangunan untuk tempat pencucian mobil per tahun : Rp 3.000.000,-
4.      Penggunaan dana untuk peralatan pencucian
-                      Mesin hidrolik                                                             : Rp 18.000.000,-
-                      Mesin pompa                                                               : Rp 2.915.000,-
-                      Mesin shark kompresor                                               : Rp 2.270.000,-
-                      Mesin tabung snow whas                                            : Rp 1.300.000,-
-                      Vacum Clinear                                                             : Rp 800.000,-
-                      Shampo ice cream per liter                                           : Rp 6000,-
-                      Sikat                                                                            : Rp 5000,-
-                      Kwas                                                                           : Rp 10.000,-
-                      Kanebo                                                                        : Rp 25.000,-
-                      Kain bol                                                                      : Rp 30.000,-
Total Rp. 25.361.000,-
5.      Penggunaan dana per bulan :
-                      Listrik, Air, dan Telpon                                              : Rp 1.000.000,-
-                      Gaji karyawan                                                             : Rp 700.000,-
Total Rp. 1.700.000,-
6.      Kalkulasi biaya :
-                      Penggunaan dana untuk pembangunan                      : Rp. 3.000.000,-
-                      Penggunaan dana untuk perlatan pencucian               : Rp. 25.361.000,-
-                      Penggunaan dana perbulan                                         : Rp. 1.700.000,-
Total Rp. 30.061.000,-



BAB VI
ASPEK EKONOMI DAN SOSIAL

Agar studi kelayakan lebih sempurna, disamping aspek utama yang telah dibicarakan sebelumnya, sebaiknya dilengkapi dengan analisis aspek social ekonomi. Dalam artian proyek dianalisis dari sudut pandang masyarakat atau tidak hanya dari sudut pandang perusahaan saja. Sehingga dapat dilihat apakah proyek menguntungkan bagi semua pihak dalam perekonomian ataukah membebani perekonomian nasional atau berdampak tidak baik terhadap kehidupan sosial nasional. Dampak social sering dikenal sebagai Social Cost and Benefits Analysis (SCBA). Aspek ini penting dianalisis untuk mempertimbangkan pengaruh proyek terhadap peningkatan penghasilan dalam usaha, pengaruh proyek terhadap devisa yang bisa dihemat dan yang bisa diperoleh, penambahan kesempatan kerja, pemerataan kesempatan kerja, dan pengaruh proyek terhadap usaha lain.
Alasan melakukan analisis ekonomi, karena adanya:
1. Ketidak sempurnaan pasar; termasuk berbagai distorsi yang timbul karena peraturan pemerintah. Contoh ada pengendalian harga, proteksi, monopoli, dll.
2. Adanya pajak dan subsidi; pajak berarti pendistribusian sebagian kekayaan konsumen (dalam hal pajak penjualan) atau perusahaan (dalam hal pajak penghasilan) ke pemerintah. Pajak penghasilan akan mengurangi profitabiltas proyek di mata perusahaan, tapi meningkatkan kekayaan pemerintah.
3. Berlakunya konsep consumer surplus dan producer surplus; pada saat terjadi penambahan supply karena ada proyek, mungkin terjadi penurunan harga. Bagi perusahaan pelaksana harga yang relevan adalah yang terbaru. Sedang konsumen diuntungkan karena biasa memperoleh barang yang sama dengan harga lebih murah. Jika ada kenaikan demand karena adanya proyek sehingga ada kenaikan harga, perusahaan pelaksana harus mengeluarkan biaya tinggi. Tapi produsen menikmati kenaikan harga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar